Mantera : Memanggil Jembalang Tanah
Posted in mantera on December 3rd, 2007 by bayanAssalamualaikum! Aku tahu asal kau jadi, sepacal Nabi Muhammad asal kau jadi, Sepacal Baginda Ali asalnya kau jadi, Dirimu tanah lembang, turun bertudung daun golah, Jadi dirimu pagi-pagi, Raja Sinar namanya diri, Jadi dirimu tengah baik, Raja Paksi namanya diri, Jadi dirimu tengah naik, Raja paksi namanya diri, Jadi dirimu tengah turun, Raja Kilu namanya diri, Jadi dirimu petang-petang, Kilat Senja namanya diri, Diam kau di rimba besar, Sakat Rendang namanya kau, Diam kau di kayu ara, Si Cakak namanya kau, Diam kau di tunggul buta, Si Rempenai namanya kau, Diam kau di busut jantan, Si Rimpun namanya kau, Diam kau di gunung guntung, Si Betoto namanya kau, Diam kau di tengah padang, Si Hampar namanya kau, Diam kau di anak air, Si Belunca namanya kau, Diam kau di mata air, Si Lincir namanya kau, Janganlah engkau mungkirkan setia kepadaku! Jikalau engkau mungkirkan, Mati berkelentung, mati berkelentang, Mati tergantung di awan-awan, Ke bumi tak sampai, ke langit tak sampai, Mati dipanah halilintar, Mati disambar kilat senja, Mati ditimpa malaikat yang empat puluh empat, Mati ditimpa daulat empat penjuru alam, Berkat daulat Kamalul-Hakim, Berkat tawar Malikul-Rahman.